Wednesday, November 14, 2018

Jonatan Christie
2017 Sea Games Badminton - Jonatan Christie .jpg
Informasi pribadi
Nama lahirJonatan Christie
Kebangsaan Indonesia
Lahir15 September 1997 (umur 21)
JakartaIndonesia
Tinggi1,80 m (5 ft 11 in)
Berat75 kg (165 lb)
PeganganKanan
Tunggal putra
Peringkat tertinggi11 (20 Maret 2018)
Peringkat saat ini15 (28 Agustus 2018[1])
Catatan medali
Mewakili  Indonesia
SEA Games
EmasKuala Lumpur 2017Tunggal Putra
Asian Games
PerakJakarta-Palembang 2018Beregu Putra
EmasJakarta-Palembang 2018Tunggal Putra
Jonatan Christie (lahir di Jakarta15 September 1997; umur 21 tahun) adalah pebulutangkis tunggal putra Indonesia.[2] Dia berasal dari PB. Tangkas Specs, Jakarta.

Karir

Pada Juli 2013, ia memenangkan gelar internasional senior pertamanya pada usia 15 tahun di Indonesia International Challenge, setelah mengalahkan Alamsyah Yunusdi final dengan skor 21-17, 21-10. Pada tahun 2014, di turnamen Indonesia International Challenge, ia juga mencapai final namun kalah dari pemain veteran Korea Selatan Lee Hyun-il dalam pertandingan 5 set, 10-11, 11-9, 11-5, 8-11, 3-11. Pada tahun 2013 dan 2014, Jonatan bersama Anthony Sinisuka Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa merupakan andalan Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia Junior BWF dan Kejuaraan Asia Junior BWF. Selama mengikuti kejuaraan tersebut, Jonatan selalu kalah di perempatfinal dalam kejuaraan perorangan.
Pada tahun 2015 Jonatan semakin sering mengikuti turnamen-turnamen senior di level yang lebih tinggi seperti Grand Prix, Grand Prix Gold, Super Series dan Super Series Premiere. Dia juga termasuk andalan Indonesia pada Sudirman Cup 2015, Sea Games 2015, Thomas Cup 2016, Sudirman Cup 2017 dan Sea Games 2017. Pada Indonesia Open Superseries Premiere 2015 dia berhasil mengalahkan pemain veteran Korea, Lee Hyun Il di babak kedua meskipun akhirnya langkahnya terhenti di perempat final. Setahun kemudian dia berhasil mengalahkan pemain terbaik sepanjang masa, Lin Dan di turnamen Indonesia Open Super Series Premiere 2016 dengan skor 21-12 21-12[3]. Dia berhasil meraih medali emas tunggal putra di Sea Game 2017 setelah mengalahkan Khosit Phetpradab dengan skor 21-19, 21-10. Di turnamen Korea Open Super Series 2017, secara mengejutkan dia dan rekannya Anthony Sinisuka Ginting berhasil menciptakan All Indonesian Final meskipun pada akhirnya dia menyerah atas lawannya dengan pertarungan rubber set 13-21, 21-19, 20-22[4]. Ini merupakan prestasi Indonesia setelah sembilan tahun absen menciptakan final sesama pebulutangkis Indonesia di nomor tunggal putra. Kali terakhir Indonesia mampu menciptakan All Indonesian Final di nomor tunggal putra adalah turnamen Indonesai Open Super Series Premiere 2008[5].

Filmografi

Pada tahun 2009, dia muncul sebagai peran pendukung dalam sebuah film bertema bulu tangkis, King.[6] Film ini disutradarai oleh Ari Sihasale dan didedikasikan untuk legenda bulu tangkis Liem Swie King. Film ini juga menampilkan nama-nama terkenal dalam dunia bulu tangkis diantaranya Hariyanto ArbiHastomo Arbi, Ellen Angeline, Ivana LieRosiana TendeanMaria Kristin YuliantiFransisca Ratnasari, dan beberapa pemain generasi muda seperti Kevin Sanjaya SukamuljoRafiddias Akhdan Nugroho, Cisita Joity Jansen, Uswatun Khasanah, dan Intan Dwi Jayanti.

Prestasi

Asian Games

TahunTempatLawanSkorHasil
2018Istora Senayan, IndonesiaBendera Republik Tiongkok Chou Tien Chen21-18, 20-22, 21-151 Emas

SEA Games

TahunTempatLawanSkorHasil
2017Axiata Arena, Kuala LumpurMalaysiaBendera Thailand Khosit Phetpradab21-19, 21-101 Emas

BWF Superseries

BWF Superseries, dicanangkan sejak 14 Desember 2006 dan pertama kali digelar pada tahun 2007,[7] adalah rangkaian kejuaraan bulu tangkis tingkat atas, yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia(BWF). BWF Superseries mempunyai dua tingkat kejuaraan yaitu BWF Superseries dan Superseries Premier.
TahunTurnamenLawanSkorHasil
2017Korea TerbukaBendera Indonesia Anthony Sinisuka Ginting13-21, 21-19, 20-222 Pemenang kedua
     Turnamen Superseries Finals
     Turnamen Superseries Premier
     TurnamenSuperseries

BWF Grand Prix

BWF Grand Prix adalah turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sejak tahun 2007, yang terdiri dari dua tingkat kejuaraan yaitu BWF Grand Prix dan Grand Prix Gold.
TahunTurnamenLawanSkorHasil
2017Thailand OpenBendera India B. Sai Praneeth21–17, 18–21, 19–212 Pemenang kedua
     Turnamen BWF Grand Prix Gold
     Turnamen BWF Grand Prix

BWF International

TahunTurnamenLawanSkorHasil
2014Swiss InternationalBendera Hong Kong Angus Ng Ka Long9–11, 9–11, 11–6, 11–9, 11–101 Pemenang
2014Indonesia InternationalBendera Korea Selatan Lee Hyun-il10–11, 11–9, 11–5, 8–11, 3–112 Pemenang kedua
2013Indonesia InternationalBendera Indonesia Alamsyah Yunus21–17, 21–101 Pemenang
     Turnamen BWF International Challenge
     Turnamen BWF International Series

Partisipasi dalam Tim Nasional

Sumber:Wikipedia

No comments:

Post a Comment